Rabu, 18 Maret 2015

PROFIL

 “Generasi muda pada hari ini akan menjadi pemimpin di hari esok.


Saya selalu merenungkan pepatah ini, yang merupakan proses alami kehidupan.  Akan tetapi, tuntutan dan pengharapan yang dibebankan pada orang-orang muda zaman ini, ditambah dengan keingintahuan mereka sendiri serta pengaruh masyarakat, jauh melampaui pengalaman masa muda saya sendiri.

Masyarakat sekarang ini yang sedemikian maju dan mendunia, mencerminkan perkembangan yang luar biasa. Secara bersamaan, kita menyaksikan kebangkitan anak-anak produk zaman baru ini.
Dalam lingkungan seperti ini, penting sekali bagi kelas pendidikan agama Kristen untuk memenuhi kebutuhan murid-murid yang begitu beragam dan berubah-ubah. Apakah kita dapat menghadapi tantangan-tantangan yang ada di hadapan mereka? Bagaimana kita menolong murid-murid kita tetap berpijak pada iman yang murni, doktrin gereja, dan etika Kristen? Apa yang kita perlukan untuk menolong mereka menjalani hidup dalam ketaatan dan melayani Allah? pendidikan agama meragamkan program-program mereka untuk mengayomi generasi anak-anak baru ini secara tepat guna. 
Kelas pendidikan agama dapat memengaruhi nilai-nilai yang dipegang para murid, tetapi nilai-nilai Kristiani pertama-tama dan terutama dibangun di rumah.  Allah dengan jelas memerintahkan agar orangtua mengajarkan pemikiran dan hukum-hukum-Nya kepada anak-anak mereka (Ul. 11:19-21)
Karena itu, untuk memupuk dan mempersiapkan murid-murid kita, kita harus menantang mereka untuk memperoleh iman yang tak tergoyahkan. Ini akan memastikan bahwa mereka mampu mengalahkan berbagai macam godaan dan memegang teguh prinsip-prinsip Kristiani dalam dunia yang kejam ini – sama seperti Daniel dan sahabat-sahabatnya.
Menjadi guru agama adalah suatu keistimewaan dan kehormatan bagi penulis, bukan hanya mengajar, tetapi juga senantiasa mendukung dan memperhatikan murid-murid kita, dan dengan tulus berkomitmen untuk menaruh perhatian  khusus pada iman dan pertumbuhan rohani mereka.

Herwan Oroh, S.Th lahir di Menado di dalam keluarga beragama Kristen Advent, Anak ke satu dari enam bersaudara. Latar belakang pendidikan sarjana Theologi, dari Universitas Advent Indonesia-Bandung. menjadi seorang Guru Agama pada tanggal  July  di Pasuruan. Saat ini melayani sebagai salah seorang penatua di salah satu Gereja Masehi Advent Hari Ke-Tujuh di Jawa Timur dan Kepala Asrama Putra, di Sekolah Lanjutan Advent Purwodadi, Pasuruan ( 2012-2014 ).  Menikah dengan     Lunar L. Siahaan, S.Pt. Memiliki dua orang anak, satu orang putri, yaitu Heine Ruth Oroh. dan satu  orang putra Misael Theodoros Oroh.

0 komentar:

Posting Komentar